NubiaM2, pesaing ZenFone Zoom S yang memiliki harga paling mahal, hanya dihargai Rp4.399.000. Begitu pula dengan hasil benchmark baterai. hasil benchmark baterai ZenFone Zoom S tidak jauh berbeda dari smartphone lain yang menjadi pesaingnya. Menggunakan PCMark, baterai ZenFone Zoom S dapat bertahan selama lebih dari 11 jam. Baca juga: Review Asus ZenFone Zoom S: Tampangl Kece dengan Kamera Jempolan] Seperti telah diulas sebelumnya, ZenFone Zoom S dirancang dengan dual kamera yang mumpuni dengan aperture f/1.7 yang membuat kamera ini dapat menangkap gambar dengan sangat baik dalam keadaan gelap. Smartphone ini juga memiliki kamera yang dapat melakukan zoom hingga 12x. [HBS] dengankurang cahaya, ZenFone Zoom S dapat menangkap cahaya 2.5x lebih banyak dibandingkan smartphone pesaing. Jadi, ZenFone Zoom S merupakan smartphone dengan performa terbaik di segala kondisi — dan dapat menangkap gambar walau dalam keadaan cahaya yang kurang. Night shot, low light & back light photos ƒ/2.0 aperture 1.0μm pixel size HasilFoto Kamera Asus Zenfone Zoom S ZE553KL Macro; Hasil Foto Kamera Asus Zenfone Zoom S ZE553KL Portrait Mode; Hasil Foto Kamera Asus Zenfone Zoom S ZE553KL Malam Hari; Hasil Foto Kamera Asus Zenfone Zoom S ZE553KL Malam Hari (Low Light Mode) Hasil Foto Kamera Asus Zenfone Zoom S ZE553KL Malam Hari (Slow Shutter) Hasil Foto Kamera Asus Zenfone Zoom S ZE553KL Malam Hari dengan LED Flash Karenasmartphone ini belum dirilis, maka harga resminya hingga kini masih belum diketahui. Namun, sumber yang Begawei dapatkan menyebut jika Zenfone Zoom S diperkirakan akan dijual dengan harga USD$ 515. Jika dikonversikan ke dalam rupiah, maka harga Asus Zenfone Zoom S ini setara dengan Rp 6,8 jutaan. lF50EtT. Jika bicara smartphone ASUS, sulit rasanya memisahkan antara fitur kamera dengan handset. Seolah sudah menyatu. Eksplorasi vendor ini di sektor kamera menurut gw cukup eksepsional. Alhasil, gw tidak terlalu heran saat amunisi baru mereka yakni ASUS Zenfone Zoom S muncul menonjolkan kemampuan kamera powerful. Sejauh yang gw lihat, sebagai salah satu produsen smartphone terbesar di dunia, ASUS cukup konsisten menghasilkan produk dengan fitur kamera terbaik. Divisi riset dan pengembangan mereka sukses memperkenalkan PixelMaster sebagai teknologi kamera yang mampu menghadirkan kualitas gambar terbaik untuk berbagai kondisi pemotretan. Gw masih ingat mode Low Light di ZenFone generasi pertama mereka yang membuat penggunanya berdecak kagum atas kemampuannya menangkap gambar di ruang yang nyaris gelap. ASUS terus menggeber inovasi di sektor kamera, ditandai dengan kehadiran keluarga ASUS ZenFone 2, teknologi PixelMaster terus dikembangkan dan menjadi salah satu fokus ASUS dalam menghadirkan hasil foto dengan kualitas terbaik. Hasilnya adalah PixelMaster yang saat itu mampu menghasilkan foto 400% lebih terang, mode Backlight super HDR untuk menampilkan detail sempurna di kondisi foto backlight dan fitur Super Resolution yang bisa menghasilkan resolusi foto sampai 4 kali lipat dari resolusi sensor kamera. Kemudian ASUS melakukan update dengan mengembangkan PixelMaster di ASUS ZenFone generasi ketiga. PixelMaster menghadirkan teknologi fokus laser secepat detik, serta teknologi penstabil gambar dengan kompensasi lensa di 4sumbu axis untuk menstabilkan 8 arah gerakan kamera. Di bagian sensor, penyempurnaan dilakukan dengan hadirnya teknologi Deep Trench Isolation untuk memisahkan spektrum cahaya ke filter warna yang sesuai di sensor, kemampuan koreksi warna sesaat setelah foto direkam dan fitur pengambilan video resolusi 4K yang belum pernah ada pada generasi sebelumnya bahkan smartphone lain di kelas harga yang sama. Cukup sudah ngelantur soal inovasi kamera ASUS, karena sekarang gw lebih concern bahas salah satu andalan terbaru mereka yang dibenami kemampuan fotografi terbaik buatan ASUS yakni Zenfone Zoom S. Tak hanya menyoroti kamera, gw juga bakal sedikit melakukan review ASUS Zenfone Zoom S. Fitur Kamera ASUS Zenfone Zoom S Sesuai namanya, smartphone ini punya fitur paling menonjol yakni zoom’. Sebelumnya, ASUS pernah membuat perangkat berfitur zoom dengan nama ZenFone Zoom menggunakan teknologi prisma dan pergeseran mekanis lensa di dalam badan perangkat. ZenFone Zoom S adalah penyempurnaan dari ZenFone Zoom namun dengan teknologi baru yang lebih efisien. Zenfone Zoom S menggunakan dua lensa untuk dapat beralih antara sudut lebar dan sudut pembesaran zoom. Fitur dual lensa ini sekaligus awal jejak ASUS dalam melangkah ke dunia lensa ganda. Dual kamera 12MP ASUS Zenfone Zoom S Dua kamera adalah fitur penting di ZenFone Zoom S. Banyak pertanyaan muncul mengapa menggunakan dua kamera sekaligus berdampingan, sementara di generasi pertama ASUS hanya menggunakan satu kamera dengan lensa yang bisa bergeser secara mekanis. Jawabannya ada pada efisiensi desain perangkat yang sekaligus bisa menekan harga jual. Perubahan lensa gerak mekanis ke dual kamera membuat desain ZenFone Zoom S kini lebih ramping, hanya setipis milimeter yang dibutuhkan untuk menampung seluruh komponen smartphone dalam badannya. Desain dual kamera dengan dua lensa juga memiliki keuntungan lain, yaitu proses zoom bisa dilakukan lebih cepat dari menggeser posisi lensa. ASUS menggunakan 2 kamera dengan 2 lensa yang memiliki ukuran berbeda untuk menangkap gambar dengan sudut yang berbeda pula. Lensa sebelah kiri berukuran 25mm untuk menangkap foto sudut lebar sampai 82 derajat. Dengan bukaan rana maksimum f/ lensa ini hebat saat diajak mengambil foto di ruang minim cahaya atau bahkan di ruang gelap sekalipun. Pengambilan gambar di ruang minim cahaya ini dimungkinkan berkat adanya tambahan fitur ASUS SuperPixel. Bagaimana dengan kemungkinan gambar buram akibat guncangan tangan saat mengambil gambar? ASUS sudah mengantisipasinya dengan fitur penstabil optis yang bisa bergerak ke 4 sumbu axis. Dengan fitur ini guncangan tangan bisa diminimalkan ketika foto diambil. Lensa sebelah kanan punya peran penting dalam pembersaran foto zoom. Lensa ini berukuran 56mm, dan bisa melakukan pembesaran optis 2,5 kali dari lensa lebar di sebelah kirinya. Lensa ini cukup baik saat dipakai untuk mengambil gambar portrait atau close up karena efek kedalaman ruang depth of field berhasil diciptakan dengan baik menggunakan lensa zoom ini. Kombinasi kedua lensa ini bisa menghasilkan foto dengan efek latar blur yang menarik. Sebab, kamera kini mampu membedakan jarak depan dan belakang dari obyek foto untuk kemudian diberikan efek depth of field. Pilih Lensa Lebar Atau Zoom? Sekarang muncul pertanyaan, bagaimana ASUS mengatur penggunaan dua lensa ini? Kapan lensa zoom mulai dipakai? Hasil percobaan menunjukkan, pada awal membuka aplikasi kamera, maka pengguna akan dibawa ke lensa/kamera utama dengan sudut lebar. Jika icon zoom ditekan, maka aplikasi akan mulai menggunakan lensa kedua untuk membesarkan obyek 2,3 kali. Pengguna bisa melakukan zoom manual dari 1x zoom sampai 2,2x zoom menggunakan sapuan dua jari, hanya saja dalam jarak tersebut kamera pertama akan melakukan zoom digital, ketika berada di 2,3x maka barulah kamera kedua bekerja. Besaran zoom masih bisa ditambah sampai 12x. Pada tahap ini, kamera kedua yang akan melakukan zoom digital sampai nilai maksimal 12x. Tapi sistem di atas tidak melulu terjadi di setiap kondisi pemotretan. Ini dikarenakan ASUS membenamkan sebuah algoritma khusus yang otomatis mengatur penggantian antara kamera wide dan zoom. Kamera zoom baru akan aktif jika kondisi pemotretan berada pada kondisi cahaya yang cukup. Hal ini untuk mencegah foto terlalu gelap saat menggunakan kamera kedua zoom. Namun demikian, jangan lantas kuatir tidak bisa menggunakan kamera zoom untuk menangkap obyek yang jauh. Sebab, pengguna tetap bisa memaksa’ ZenFone untuk beralih ke kamera kedua. Khusus yang ini, pengguna harus melakukannya di mode kamera manual. Sensor Kamera ASUS Zenfone Zoom S Dua kamera tentu menjadi sia-sia jika tidak didukung oleh teknologi sensor kamera yang mumpuni. Seperti diketahui, sensor menjadi salah satu faktor penting dalam menghasilkan foto yang baik, selain tentunya lensa yang berkualitas. ASUS mempersiapkan ZenFone Zoom S dengan teknologi sensor Sony IMX362 yang merupakan salah satu jenis sensor terbaik di dunia fotografi mobile. Sensor ini memiliki ukuran 1/ inci, salah satu sensor terbesar yang diadopsi kamera smartphone saat ini. Mengapa butuh sensor besar? Sensor besar akan berpengaruh pada banyak cahaya dan noise yang akan dihasilkan foto nantinya. Makin besar ukuran sensor, makin luas penampang yang bisa dipakai untuk menangkap cahaya. Apalagi Sony IMX362 ini memiliki ukuran piksel hanya sebesar 1,4 mikron. Ukuran piksel yang makin kecil berarti makin banyak elemen gambar yang bisa menangkap foton cahaya sehingga kinerja kamera di tempat minim cahaya akan lebih baik. Fitur RGB color correction pada sensor ini juga membantu menghasilkan foto dengan warna yang lebih alami. Dengan fitur ini, kamera akan mendeteksi jenis dari cahaya yang ditangkap lalu melakukan pengaturan terbaik untuk mencapai keseimbangan terbaik berdasarkan warna alami. Dengan sensor IMX362 pengguna juga mendapat manfaat tambahan saat merekam video menggunakan ZenFone Zoom S. Apalagi kalau bukan resolusi rekam video 4K/UHD alias 3840 x 2160. Saat merekam video 4K ini perangkat juga akan meredam guncangan kamera secara elektronik Electronic Image Stablization untuk memastikan video tetap stabil. Fokus Super Cepat ASUS Zenfone Zoom S Seakan belum cukup membekali sensor canggih di kameranya, ASUS menambahkan satu lagi fitur yang tidak kalah penting saat smartphone dipakai untuk memotret, fokus otomatis. Sejak generasi ZenFone 2, ASUS sudah membenamkan teknologi laser untuk membantu kamera mencari fokus dengan cepat. Teknologi yang sama juga dibenamkan di ZenFone Zoom S, lalu apa bedanya, adakah peningkatan di fitur ini? Meskipun ASUS menggunakan teknologi laser yang sama dengan yang dipakai di keluarga ZenFone 3, ada tambahan teknologi yang membuat fokus ZenFone Zoom S jauh lebih gesit dan lebih baik. Bersama dengan fokus laser, ASUS menyertakan teknologi Dual Pixel Phase Detection Auto Focus PDAF. Teknologi yang sering ditemui di kamera DSLR ini memanfaatkan sensor utama untuk melakukan deteksi jarak obyek terhadap kamera. Mirip yang dilakukan mata kita ketika mencari fokus dari obyek yang dilihat. Ada sekitar 12 juta piksel atau 100 persen dari keseluruhan bagian sensor gambar yang dipakai untuk mendeteksi cahaya dalam sistem PDAF di ZenFone Zoom S. Sebagai catatan, sistem PDAF tradisional biasanya hanya menggunakan sekitar 5% dari area sensor. Salah satu kehebatan dari fokus PDAF ini adalah saat menangkap obyek bergerak, di mana kamera bisa secara otomatis mengunci fokus mengikuti obyek utama yang dibidik. Ini sangat membantu ketika pengguna membidik obyek bergerak cepat saat memotret atau merekam video. Oleh ASUS, teknologi Dual Pixel PDAF, fokus laser dan fokus penjejak obyek bergerak disatukan dalam teknologi bernama ASUS TriTech+ Technology. Mode Manual ASUS Zenfone Zoom S ZenFone Zoom S menyediakan setelan kamera yang cukup lengkap dengan rentang nilai yang juga masuk dalam kategori luar biasa. Kecepatan rana maksimum misalnya yang bisa mancapai 1/16000 dengan waktu telama sampai 32 detik. Shutter speed cepat tentu sangat berguna untuk membekukan obyek yang bergerak cepat, sementara shutter speed lambat dapat dipakai untuk membuat efek foto yang menarik utamanya saat malam hari. Pengaturan antara lensa wide dan zoom juga bisa diatur di mode manual, itu berarti pengguna bebas menentukan akan memakai kamera yang akan dipakai memotret. Di menu setting, pengguna bisa melakukan pengaturan tambahan untuk mengubah saturasi, kontras, ketajaman gambar, tingkat pengurangan noise, kompensasi backlight sampai penyempunaan detail. Fitur- fitur ini sebenarnya yang membedakan ZenFone Zoom S dengan smartphone lain yang juga menyediakan fitur manual. Bahkan di mode manual ini, pengguna bisa memilih untuk mengambil foto dalam moda RAW mentah. Tidak banyak kamera yang menyediakan mode ini memang, dan biasanya hanya kamera-kamera yang fokus pada fitur fotografi. ZenFone Zoom S menghasilkan file RAW berformat DNG Digital Negative yang dikebangkan oleh Adobe. Saat mencoba mengambil gambar dengan format DNG, kami bisa melakukan olah gambar pasca pemotretan menggunakan Adobe Lightroom dan mengatur semua komponen gambar layaknya foto yang dihasilkan oleh kamera konvensional. Pilihan Mode Foto ASUS Zenfone Zoom S Selain moda otomatis dan manual, pengguna ZenFone Zoom S diberi pilihan 17 moda foto yang bisa dipakai untuk berbagai keperluan. Ke 17 moda itu antara lain HDR Pro, Beautification, Super Resolution, Children, QR Code, Night, Depth of Field, Effect, Selfie, GIF Animation, Panorama, Miniature, Time Rewind, Smart Remove, All Smiles, Slow Motion dan Time Lapse. HDR Pro Jika obyek utama memiliki latar cahaya matahari atau cahaya terang, aktifkan moda ini. Kamera dengan otomatis akan meningkatkan detail di area bayangan shadow untuk mencegah obyek menjadi terlalu gelap. HDR Pro bukan hanya berguna untuk memotret di kondisi tadi, kondisi lain misalnya di bawah terik matahari juga bisa memanfaatkan mode yang sama untuk memunculkan detil foto. Beautification Fitur ini dapat membuat wajah manusia yang difoto menjadi lebih sempurna. Dengan moda ini kita bisa mengatur tingkat kehalusan kulit, tingkat kecerahan kulit, ukuran mata, ukuran pipi/dagu, mengatur tonal kulit wajah sampai menambahkan perona pipi untuk mereka yang tidak sempat melakukan make up saat difoto. Semua kecuali tonal kulit hasilnya bisa dilihat secara realtime tanpa harus mengambil foto terlebih dahulu. Super Resolution ZenFone Zoom S hadir dengan kamera bersensor Sony IMX362 12 megapiksel. Untuk penggunaan sehari- hari, termasuk update media sosial atau dicetak untuk ukuran yang tidak seberapa besar. Jika pengguna butuh foto dengan resolusi lebih tinggi untuk kebutuhan cetak besar, tersedia fitur Super Resolution yang bisa meningkatkan ukuran piksel sampai 48 megapixel. Algoritma cerdas ASUS menghasilkan resolusi sebesar ini dengan menumpuk 4 kali piksel asli sensor 12 MP sehingga detail lebih baik bisa tercipta. Children Jika memiliki anak kecil, fitur children ini tidak boleh dilewatkan. Dengan fitur ini, kamera akan menyediakan berbagai suara unik untuk menarik perhatian sikecil agar mau mengalihkan pandangannya saat akan difoto. Tidak cuma itu, kamera juga akan otomatis mengambil foto jika mendeteksi wajah, sehingga pengguna tidak akan kehilangan momen senyuman manis si kecil. QR Code Butuh menscan kode QR? Tidak perlu tools khusus untuk itu, sebab ASUS sudah menyediakan aplikasi scanner di dalam salah satu moda kamera ZenFone. Lumayan untuk mengurangi tambahan instalasi aplikasi terkait fitur ini. Night Foto malam hari kadang butuh tantangan tersendiri. Gambar terlalu gelap biasanya jadi masalah utama saat memotret malah hari atau di tempat cahaya gelap. Aktifkan saja moda Night ini, kamera akan mengatur kecepatan rana, setelan ISO dan komponen lain agar foto terlihat tetap baik. Satu yang harus disiapkan di moda ini adalah tripod, atau minimal tangan yang cukup stabil saat mengambil gambar. Bokeh Foto close up dengan latar buram blur membuat obyek utama jadi lebih kuat dan menonjol. Persoalannya, dengan lensa 25mm, agak sulit untuk membuat foto dengan latar yang bisa benar-benar buram. Fitur ini memungkinkan hal tersebut terjadi. Dengan algoritma khusus dan bantuan dua lensa, kamera PixelMaster mampu memburamkan latar belakang obyek untuk membuat efek seperti yang bisa dihasilkan lensa DSLR. Hebatnya ZenFone Zoom S punya kemampuan menampilkan hasil efek Bokeh secara real time. Effect Bosan dengan hasil foto yang itu-itu saja? Tenang, ASUS menyediakan 11 efek tambahan seperti Pixelize, Negative, Sephia, Edge Detect, Cartoon, Pencil, Grayscale, Hue, Romantic, Vintage, dan Lomo. Selfie Kamera belakang ZenFone Zoom S juga dapat difungsikan untuk berselfie atau wefie. Sulit karena tidak bisa langsung melihat layar? Dengan fitur ini kamera akan mulai mengambil gambar saat menemukan wajah manusia. Pengguna tinggal menset jumlah wajah minimum yang terdeteksi untuk mulai mengambil gambar. GIF Animation Sesuai namanya, fitur ini berfungsi untuk membuat animasi yang nantinya akan disimpan dalam format GIF. Kamera akan mengambil banyak seri gambar saat menangkap dengan mode ini dan membuat animasi secara otomatis. Pengguna bisa mengatur seberapa cepat animasi yang akan dibuat. Panorama Rekam keindahan panorama dengan fitur ini. Cukup aktifkan mode Panorama, lalu mulai gerakkan kamera dari kiri ke kanan atau sebaliknya untuk merekam sudut super lebar. Bukan cuma menyamping, panorama memanjang dari atas ke bawah juga bisa dibuat dengan fitur ini. Miniatur Efek miniatur atau mainan bisa juga dibuat dengan mudah menggunakan moda ini. Pengguna bisa mengatur seberapa banyak area buram akan dibuat, termasuk mengatur tingkat buram dan saturasi warna yang akan dibuat nantinya. Jika bosan dengan bidang buram lurus, tersedia bidang buram melingkar. Time Rewind Ini adalah fitur yang paling berguna untuk mereka yang sering melewatkan momen indah. Dengan mode ini kamera akan menyimpan seri gambar selama 3 detik sebelum dan 1 detik setelah tombol rana ditekan. Jika momen terlewat saat menekan rana, tinggal putar ke detik-detik sebelum atau sesudah foto diambil tadi, dan simpan sebagai foto terbaik. Smart Remove Memotret di keramaian kadang menyebalkan, apalagi latar belakang yang seharusnya menceritakan suasana tertutup oleh orang-orang yang lalu lalang. Mode Smart Remove hadir untuk menyelamatkan pengguna dari hal tadi, dengan cara menghilangkan semua obyek bergerak saat foto diambil. Foto pun akan terlihat lebih bersih dari obyek bergerak yang tak perlu. All Smiles Moda ajaib ini mampu membuat semua wajah di kamera tersenyum atau setidaknya memiliki ekspresi yang bagus. Caranya dengan mengambil 5 seri foto dan menggabungkannya dengan cara mendeteksi hanya wajah-wajah yang tersenyum. Menarik bukan? Slow Motion Mode ini tergolong baru di ZenFone tapi cukup menarik untuk dicoba. Sesuai namanya, kamera akan memperlambat semua gerakan yang diambil lalu menyimpannya sebagai format video. Dalam moda ini ZenFone Zoom S merekam gerakan dalam rating 60 frame per detik, lalu menjadikannya video 30 frame per detik sehingga video terlihat melambat. Time Lapse Moda terakhir ini tidak kalah menarik. Dengannya pengguna bisa membuat video dimana semua obyek berjalan lebih cepat. Ada 6 pilihan interval pengambilan gambar dalam mode ini, dimulai dari 1 detik dengan maksimal 5 detik jeda. Makin tinggi nilai jeda, makin cepat pergerakan dalam video yang dihasilkan. Koreksi Warna dengan Dual Tone LED Bicara kamera tentu tidak lengkap jika tidak mengulas lampu kilat yang menyertainya. Lampu kilat berfungsi penting dalam memberi tambahan cahaya ke obyek saat foto diambil di ruang minim cahaya. Meskipun ZenFone Zoom S memiliki kinerja minim cahaya yang baik, lampu kilat tetap penting untuk memunculkan warna asli pada obyek. Bicara warna, tantangan terbesar pada penggunaan lampu kilat adalah perubahan tonal kulit yang biasanya menjadi lebih pucat dari tonal kulit alami manusia. Itu karena lampu LED untuk kamera smartphone biasanya berwarna putih. Oleh ASUS, hal ini dikompensasi dengan menambahkan warna oranye di LED kedua mendampingi LED pertama yang berwarna putih. Hasilnya adalah foto dengan tonal kulit yang lebih alami. Kamera Selfie 13MP ASUS Zenfone Zoom S Meskipun ZenFone Zoom S bukan dibuat spesifik sebagai smartphone selfie, tapi ia dibekali dengan fitur selfie yang sangat lengkap. Tidak percaya? Lihat saja spesifikasi kamera depan perangkat ini yang mengusung kamera beresolusi 13MP dengan sensor Sony IMX214. Sensor ini dipasangkan dengan lensa yang memiliki bukaan apertur f/ untuk memastikan kinerja low light terbaik. Fitur selfie apa saja yang menemani kamera ini? Yang paling menarik adalah Selfie Panorama. Dengan fitur ini, kita bisa mengambil foto wefie dengan banyak teman dengan sudut pengambilan yang mencapai 140 derajat. Dengan sudut selebar ini bukan hanya seluruh peserta wefie yang terekam, tapi juga pemandangan di belakangnnya. Untuk menggunakan fitur ini, pengguna tinggal menggeser sudut kamera sepanjang sudut yang diinginkan. Mirip saat menggunakan fitur panorama di kamera belakang. Kamera akan menggabungkan foto secara otomatis. Beberapa fitur lain seperti Night, Slow Motion, GIF Animation, Effect, HDR Pro, dan Beautification juga tersedia di kamera depan. Fungsi dan penggunaannya sama persis dengan fitur yang terdapat di kamera belakang. Hasil Foto Desain ASUS Zenfone Zoom S ASUS pernah membuat perubahan mendasar dari desain perangkatnya pada generasi ZenFone 3. Berbeda dengan sebelumnya yang menggunakan material plastik, ZenFone 3 justru dilapis menggunakan kaca Gorilla Glass berdesain Sekarang, ASUS kembali memberi sentuhan khusus pada ZenFone Zoom S dengan membungkus badannya menggunakan material metal aluminium. Material metal ini cukup membuat ZenFone Zoom S tampil elegan sekaligus lebih kokoh dan kuat menahan berbagai tantangan benturan. Sentuhan warna Navy Black makin menguatkan kesan elegan di perangkat ini yang memang pas dipakai oleh mereka aktif dan hobi berburu momen. ZenFone 3 Zoom merupakan smartphone dengan ukuran layar inci. Layar sebesar ini disematkan ke dalam badan perangkat berukuran x Rasio layar terhadap badan perangkat yang mencapai membuat bentuk perangkat tidak terlalu bongsor. Bagian depannya simpel, ASUS menempatkan 3 tombol navigasi di bawah layar yang dilapis Gorilla Glass 5 Bodi belakang dibenami kamera dengan bagian tengahnya dihuni sensor sidik jari. Layar ASUS Zenfone Zoom S ASUS Zenfone Zoom S mengadopsi layar AMOLED yang mampu menampilkan 100% ruang warna dalam standar NTSC. Dengan kemampuan ini, seluruh warna di gambar dan foto yang ditampilkan layar ZenFone Zoom S akan terlihat lebih sempurna dan alami. Layar AMOLED ini juga dikenal sebagai teknologi hemat daya, itu berarti penghematan baterai yang lebih baik jika menggunakan layar konvensional. Layar dengan resolusi Full HD 1920 x 1080 mampu menghasilkan tampilan dengan kecerahan 500nits atau kecerahan maksimal yang masih bisa dilihat dengan baik meskipun layar berada di bawah cahaya terang, seperti sinar matahari misalnya. Fitur terakhir yang juga tak kalah menarik di layar ini adalah kemampuan multi sentuh yang dapat mengenali sampai dengan 10 jari secara simultan. Jangan kuatir soal jejak sidik jari yang akan tertinggal kemudian, sebab layar ZenFone Zoom S sudah dibekali pelapis anti sidik jari untuk membuat layar tetap terlihat bersih. Performa ASUS Zenfone Zoom S ASUS membenamkan prosesor QualComm Snapdragon 625 delapan inti berkecepatan 2 GHz di dalam ZenFone Zoom S. Prosesor ini memiliki proses produksi 14nm yang artinya memiliki kinerja lebih baik dengan konsumsi daya yang 35% lebih hemat. Di Indonesia, prosesor ini dipasangkan dengan memori 4GB. Di sisi grafis, Adreno 506 dipercaya untuk menangani berbagai render grafis baik 2 dimensi maupun 3 dimensi. Bagaimana kinerjanya? Kami mencoba menguji kebolehan ZenFone 3 Zoom dengan 5 aplikasi benchmark untuk melihat bagaimana kinerjanya, mereka adalah 3D Mark, NenaMark 2, Geekbench 4, Antutu Benchmark dan Quadrant Standard. Ini dia hasilnya. Benchmark Score 3D Mark Sling Shoot Extreme 467 3D Mark Ice Storm Unlimited 13771 Geekbench 4 Single Core 854 Geekbench 4 Multi Core 4172 NenaMark 2 FPS Quadrant Standard 36728 CPU 162309, Mem 10854, I/O 7708 Antutu Benchmark 62474 Menggunakan platform ini, ASUS ZenFone Zoom S mendapat fitur tambahan ekstra yaitu kemampuan Dual SIM Dual Active. Dengan fitur ini, kedua SIM bisa bekerja menerima panggilan telepon sekalipun SIM pertama atau kedua sedang aktif bertelepon. Fitur lain adalah dukungan standar 4G dan 3G di SIM pertama dan kedua. Sebagai informasi, smartphone umumnya hanya menyediakan jaringan 4G di SIM pertama dan 2G di SIM lainnya. Baterai ASUS Zenfone Zoom S Perangkat hebat terasa kurang jika tidak didukung oleh daya yang kuat. ASUS memikirkan hal ini dengan membenamkan baterai berkapasitas 5000mAh di ZenFone Zoom S. Tenang, baterai berkapasitas ini sama sekali tidak mengganggu desain dari perangkat. Ini terlihat dari tebal keseluruhan badan perangkat yang kurang dari 8mm saja dan bobot total perangkat 170 gram. Seberapa kuat baterai milik ZenFone Zoom S ini? Kami mencobanya dengan mengisi ulang penuh baterai dan menggunakannya seperti penggunaan normal sehari-hari, misalnya melakukan chatting via aplikasi WhatsApp, menjelajah web, mendengar musik, sampai memutar film sekitar 5 menit . Dari kapasitas baterai 15%, butuh sekitar 4 sampai 5 jam agar baterai ZenFone Zoom S ini penuh 100%. Agak lama memang, namun waktu isi ulang tadi terbayar dengan daya tahan baterai. Total hampir 2 hari lebih ZenFone Zoom S mampu bertahan. Ini dalam setelan Power Management Normal. Mungkin jiks diubah ke Power Saving, waktu pakai perangkat bisa tembus 3 hari. Yang unik dari baterai besar milik ZenFone Zoom S adalah kemampuannya untuk dibagi ke perangkat lain. Ya, baterai 5000mAh di perangkat ini bisa difungsikan sebagai power bank untuk smartphone lain. Pengguna cukup menggunakan kabel USB OTG dari ZenFone Zoom ke perangkat lain yang akan diisi ulang. Sisi Multimedia ASUS Zenfone Zoom S Bagi penggemar multimedia, kamera, layar Full HD dan kinerja perangkat yang jempolan mungkin belum cukup memuaskan. Tuntutan lain tentu ada pada seberapa hebat ZenFone Zoom S mampu menghasilkan suara terbaik untuk dipakai mendengarkan musik atau menonton film aksi. Di dalam ZenFone Zoom S, ASUS menggunakan speaker dengan konstruksi 5 yang diletakkan dalam ruang suara besar yang ditenagai oleh NXP Smart AMP. Hasilnya adalah suara yang 20% lebih kuat namun tetap rendah distorsi. Tidak cuma itu, di perangkat ini pula ASUS menggabungkan teknologi SonicMaster-nya dengan sertifikasi High-Res Audio. Dengan kualitas High-Res Audio 24bit/192kHz kualitas suara yang dihasilkan 4 kali lebih baik dari kualitas CD. Bahkan jika dirasa masih kurang, ZenFone Zoom masih memberikan ekstra dukungan terhadap standar DTS HeadphoneX untuk menyempurnakan hiburan kamu ke tingkat yang lebih tinggi. Fitur ASUS Zenfone Zoom S Agar memperkaya pengalaman mobile pengguna, ASUS memberikan tambahan beragam fitur yang sedikit banyak dapat menyempurnakan keseluruhan fungsi dari produk ini. Dual Internal MIC dengan teknologi ASUS Noise Reduction misalnya, yang mampu membantu mengurangi suara bising latar saat bertelepon. Jika pengguna memiliki SIM yang mendukung jaringan Voice over LTE VoLTE, ZenFone Zoom pun sudah mendukung standar ini. Di Indonesia salah satu operator yang sudah menerapkan VoLTE adalah SmartFren Sensor sidik jari juga tidak ketinggalan disertakan ASUS di perngkatnya ini. Sensor ini bukan cuma berfungsi untuk mengamankan perangkat, tapi bisa dipakai untuk melakukan hal lain, misalnya menjawab telepon, mengaktifkan kamera atau mengambil gambar memotret. Jika dipakai mengamankan perangkat, sensor sidik jari ini bisa merekam sampai 5 jari yang berbeda. Pengguna yang sering terhubung ke jaringan WIFI bisa merasakan kehebatan dari teknologi standar WIFI IEEE b/g/n. Teknologi N di standar ini diklaim mampu menghantarkan data sampai kecepatan 433Mbps. Sementara standar koneksi 4G LTE yang didukung oleh ZenFone Zoom S adalah Cat 7, yang diklaim memiliki kinerja jaringan sampai 300Mbps. Ragam sensor yang melekat pada ZenFone Zoom S ini juga beragam. CPU-Z mencatat sensor Gyroscope, Accelerometer, Proximty dan Compass tersedia di perangkat ini. Seharusnya sensor-sensor ini cukup untuk berbagai kebutuhan, termasuk saat menjadikan ZenFone Zoom sebagai perangkat untuk mendukung Virtual Reality dengan bantuan Google card board. Kesimpulan Gw… So, ASUS Zenfone Zoom S adalah satu-satunya smartphone dengan harga terjangkau’ maksudnya lebih murah dari kompetitor, hehe yang punya fitur dan kemampuan kamera powerful. Bicara keunggulan kamera ASUS Zenfone Zoom S rasanya tak akan ada habisnya. Di sisi lain, ASUS Zenfone Zoom S pun tak kehilangan sentuhan ponsel cerdas’ alias smartphone. Tengok saja prosesornya yang bertenaga, baterai yang tahan lama hingga desain serta konektivitas papan atas. Akhir kata, gw mesti bilang bahwa smartphone ini sangat direkomendasikan buat pecinta mobile fotografi. Asus Zenfone Zoom S ZE553KL Review Flagship Camera, Big Battery – Asus secara resmi telah memperkenalkan smartphone Zenfone Zoom S ZE553KL di Indonesia pada Mei 2017 lalu dan mendarat di Laptophia Blog pda Juni 2017. Review smartphone dual kamera dengan kemampuan optical zoom ini mengalami penudaan karena terkendala masalah teknis. Kembali ke topik, Asus Zenfone Zoom S ZE553KL merupakan smartphone premium yang mengandalkan dua sektor utama, yakni kamera dan baterai. Pabrikan asal Taiwan ini membekali Zenfone Zoom S ZE553KL dengan dua buah kamera belakang yang yang menawarkan 2,3x optical zoom dan 12x hybrid zoom. Selain itu, smartphone ini dibekali dengan baterai berkapasitas 5000mAh. Penasaran? Simak Asus Zenfone Zoom S ZE553KL review oleh tim Laptophia Blog kali ini! Paket Pembelian Asus Zenfone Zoom S ZE553KL Handset Asus Zenfone Zoom S ZE553KL Kepala charger Kabel USB Type-C Kabel USB OTG Type-C Headset dan earbud tambahan Silicon case SIM card ejector Manual Kartu garansi Anda dapat membeli atau sekadar cek harga Asus Zenfone Zoom S ZE553KL di Sini Klik Desain Asus Zenfone Zoom S ZE553KL Desain mungkin bukan sektor yang diunggulkan pada Asus Zenfone Zoom S ZE553KL review kali ini. Meski demikian, Laptophia Blog melihat ponsel dual kamera ini menawarkan desain yang berbeda jika dibandingkan dengan Zenfone 3 Series. Bahkan, ponsel Zenfone Zoom S ZE553KL ini menjadi basis pengembangan desain bagi seri baru seperti Zenfone 4 Max Pro. Asus Zenfone Zoom S ZE553KL ini tampil dengan dibalut dengan casing metal unibody yang kokoh. Sisi belakang terdapat dua buah antena line yang terbuat dari plastik pada bagian atas dan bawah. Sementara pada sisi depan kita melihat layar dengan lapisan kaca yang menawan dari Corning Gorilla Glass 5. Smartphone dual kamera andalan Asus ini dibekali dengan frame metal yang kokoh dengan pinggiran yang membulat. Dimensi atau ukuran smartphone ini memang agak besar dan bobotnya terbilang lumayan. Hal ini terbilang wajar mengingat smartphone ini dibekali dengan baterai berkapasitas 5000mAh. Baca jugaAsus Zenfone 4 Max Pro ZC554KL Review We Love Photo & Battery Meski demikian, Zenfone Zoom S ZE553KL tak setebal dan seberat Asus Zenfone 4 Max Pro ZC554KL yang telah Laptophia Blog review sebelumnya. Secara umum, penampilan fisik smartphone Asus Zenfone Zoom S ZE553KL Navy Black ini cukup elegan, meski tidak terlalu istimewa. Meski demikian, build quality dari smartphone Zenfone Zoom S ZE553KL andalan Asus ini terbilang solid. Pada Asus Zenfone Zoom S ZE553KL review kali ini, pada sisi depan terdapat lubang kamera depan, ambient light sensor, proximity sensor, LED indikator, earpiece, layar full HD berukuran 5,5 inci, dan tiga buah tombol kapasitif khas Android di bawah layar yang terdiri dari Recent Apps, Home, dan Back. Sayangnya sebagai smartphone kelas premium, ketiga tombol kapasitif pada Zenfone Zoom S ZE553KL tersebut tidak dilengkapi dengan backlight. Sedangkan bagian belakang ponsel Asus Zenfone Zoom S ZE553KL ini terdapat dua buah kamera utama wide dan telephoto, RGB color sensor, dual-tone LED flash, laser AF, sensor sidik jari, dan logo Asus. Merek asal Taiwan pembesut produk flagship Zenfone 4 Pro dan Zenfone 4 Selfie Pro ini menempatkan port audio 3,5mm, port USB Type C, speaker grill, dan microphone di sisi bawah. Tombol volume rocker dan tombol power ditempatkan di sisi kanan ponsel Zenfone Zoom S ZE553KL ini. Sedangkan sisi kiri terdapat slot SIM card atau microSD dengan jenis hybrid slot dual nano SIM atau single nano SIM+microSD. Sisi atas ponsel 4G LTE dengan dual kamera yang mumpuni ini hanya terdapat microphone saja. berikut detail unboxingnya. Jangan lupa Subscribe channel Laptophia ya di Sini Klik Software & Fitur Asus Zenfone Zoom S ZE553KL Smartphone Zenfone Zoom S ZE553KL andalan Asus ini secara default menggunakan sistem operasi Android Marshamllow dengan antarmuka Zen UI dan mendapat update ke Android Nougat. Pada ulasan Asus Zenfone Zoom S ZE553KL review oleh Tuxlin Blog kali ini, unit ponsel sudah di-upgrade ke Android Nougat dan menggunakan antarmuka Zen UI Pada dasarnya, Zen UI ini menawarkan tampilan antarmuka yang lebih simpel dengan bloatware yang lebih sedikit, serta tambahan fitur yang membuatnya makin mumpuni. Seperti biasa, Laptophia Blog disambut tampilan yang terdiri dari Lockscreen, Homescreen, dan App Drawer. Entah mengapa, kami merasa tampilan Asus Zen UI terlihat lebih minimalis dan simpel. Hal ini ditunjang dengan ikon aplikasi dengan desain baru yang lebih flat, meski tidak bergaya ala Material Design. Antarmuka smartphone andalan Asus ini menawarkan fitur kostumisasi yang luas dan memungkinkan pengguna untuk menggganti wallpaper, themes, animasi, icon pack, widget, dan banyak lagi. Baca jugaAsus Zenbook Pro UX550 Review Slim & Powerful Fitur yang ditawarkan oleh smartphone Zenfone Zoom S ZE553KL besutan Asus ini terbilang lengkap, salah satunya dengan dukungan BeautyLive yang pertama kali diadopsi oleh smartphone Zenfone Live. Fitur BeautyLive ini ditujukan bagi pengguna yang gemar melakukan video live atau live broadcast melalui jejaring sosial. Cara kerja BeautyLive adalah menghadirkan filter percantik atau Beautify secara realtime selama pengguna melakukan video live. Fitur lain yang diusung oleh smartphone Asus Zenfone Zoom S ZE553KL terbilang lengkap, sebut saja Bluelight Filter, Audio Wizard, File Manager, Glove Mode, Easy Mode, Split Screen, Kids Mode, Asus Mobile Manager, Asus ZenMotion Touch Gesture & Motion Gesture, Page Marker, Game Genie, One Hand Mode, Asus PowerMaster, dan banyak lagi. Salah satu fitur unggulan Zen UI adalah TwiApps yang memungkinkan pengguna menginstal dua aplikasi sosial media dan instant messenger seperti WhatsApp dan BBM dalam satu ponsel dengan identitas yang berbeda, serupa dengan dual apps milik Xiaomi MIUI. Angin segar pada Asus Zenfone Zoom S ZE553KL review kali ini adalah minimnya aplikasi bawaan atau bloatware. Asus tampaknya mendengarkan keluhan pengguna sejak Zenfone generasi pertama, yakni bloatware yang terlalu banyak. Aplikasi bawaan pada smartphone dual kamera ini antara lain adalah Google Apps, Asus WebStorage, PhotoCollage, MiniMovie, Do It Later, Laser Ruler, Asus ZenFit, BaBe, ZenUI FAQ, ZenTalk, dan beberapa lainnya. Secara umum, performa Asus Zenfone Zoom S ZE553KL pada sisi software relatif gegas dan nyaman digunakan. Antarmuka baru Zen UI tak hanya membawa perubahan tampilan yang lebih simpel dan ringan, tetapi juga fitur baru yang sangat berguna seperti Twin Apps, Zen UI Safeguard, dan banyak lagi. Bisa dikatakan kaya fitur. Baca jugaAsus Zenfone Live ZB501KL Review Real-time Beautification Benchmark Asus Zenfone Zoom S ZE553KL CPU-Z Asus Zenfone Zoom S ZE553KL Benchmark AnTuTu v6 Asus Zenfone Zoom S ZE553KL Benchmark Geekbench 4 Asus Zenfone Zoom S ZE553KL Benchmark Vellamo Asus Zenfone Zoom S ZE553KL Benchmark PCMark Asus Zenfone Zoom S ZE553KL Benchmark 3DMark Asus Zenfone Zoom S ZE553KL Sensorbox for Android & Multitouch Tester Asus Zenfone Zoom S ZE553KL Hasil Foto Kamera Asus Zenfone Zoom S ZE553KL 1x Zoom 2,3x Optical Zoom 5x Hybrid Zoom Foto Siang Hari Foto Macro Foto Portrait Mode Foto Malam Hari Foto Malam Hari dengan LED flash Foto Selfie dengan Kamera Depan Hasil Rekaman Video Kamera Asus Zenfone Zoom S ZE553KL Full HD Asus Zenfone Zoom S ZE553KL Review Kamera dan baterai mungkin adalah dua sektor utama yang menjadi nilai jual dari smartphone Asus Zenfone Zoom S ZE553KL ini. Berdasarkan hasil Asus Zenfone Zoom S ZE553KL review yang Laptophia Blog lakukan, hasilnya cukup memuaskan. Smartphone ini memang mengusung body yang terbilang agak bongsor. Meski demikian, Zenfone Zoom S ZE553KL ini masih cukup nyaman digenggam meski telapak tangannya berukuran kecil. Meski demikian, Zenfone Zoom S ZE553KL kurang nyaman untuk penggunaan satu tangan. Layar Mengandalkan layar 5,5 inci Full HD dengan teknologi AMOLED membuat layar Zenfone Zoom S ZE553KL ini terlihat begitu cemerlang. Harus diakui, warna yang dihasilkan memang tidak semantap layar Super AMOLED di smartphone Samsung kelas menengah, tetapi reproduksi warna layar Asus Zenfone Zoom S ZE553KL ini bisa dikatakan di atas rata-rata. Viewing angle layarnya luas, respon touchscreen sangat gegas, dan ketika digunakan di bawah sinar matahari pun tidak ada kendala. Baca jugaXiaomi Redmi 4X Review Baterai Besar & Kaya Fitur Performa Asus Zenfone Zoom S ZE553KL ini mengandalkan dukungan sokongan SoC System on Chip Qualcomm Snapdragon 625 yang mengusung prosesor octa-core ARM Cortex-A53 dengan kecepatan 2GHz ditandemkan dengan memori RAM 4GB, serta didukung oleh pengolah grafis dari GPU Graphics Processing Unit Adreno 506. Selama lebih dari tiga bulan penggunaan oleh Tim Laptophia Blog, smartphone Asus Zenfone Zoom S ZE553KL ini masih menawarkan performa yang memadai di kelasnya. Kinerjanya memang tak jauh berbeda dengan smartphone kelas menengah lainnya dan bukan yang terkencang, tetapi relatif sudah lebih dari cukup. Penggunaan sosial media kelas berat dengan multitasking yang cukup intense tidak membuat Zenfone Zoom S ZE553KL mengalami lag. Ketika digunakan untuk memainkan game seperti Need for Speed No Limit, smartphone dual kamera ini masih mampu menanganinya tanpa kesulitan. Kelebihan lain dari ponsel Zenfone Zoom S ZE553KL adalah relatif dingin atau hangat saja meski tengah intens digunakan. Kamera Pada Asus Zenfone Zoom S ZE553KL review kali ini, kamera menjadi daya tarik utamanya dengan dukungan dua buah kamera belakang dengan resolusi 12 megapiksel dengan sensor Sony IMX362 berukuran 1/ inci 1,4 um piksel ditandemkan dengan enam elemen lensa aperture f/ yang dilengkapi dengan fitur Asus TriTech+ Autofocus, color correction sensor, dan dual-tone LED flash. Teknologi TriTech+ Autofocus sendiri merupakan gabungan dari contrast-detection, phase detection, dan laser-autofokus yang mampu menghasilkan fokus yang lebih akurat dan cepat, yakni hanya 0,03 detik saja. Fungsi dual kamera pada smartphone 4G Asus Zenfone Zoom S ZE553KL berdasarkan informasi yang Laptophia Blog himpun adalah mirip dengan iPhone 7 Plus, yakni kemampuan losless zoom hingga 2,3x dan didukung hybrid zoom hingga 12x, sehingga pengguna dapat memotret subyek yang jauh jaraknya tanpa harus repot-repot mendekat. Selain itu, Zenfone Zoom S ZE553KL nantinya akan didukung Portrait Mode yang mampu memberikan efek bokeh atau blur ala kamera DSLR. Baca jugaXiaomi Mi 5S Review Duet Snapdragon 821 & Sony IMX378 Ponsel ini dibekali kamera depan resolusi 13 megapiksel fixed focus dengan sensor Sony IMX214 1/ inci, lensa wide-angle aperture f/ dengan yang cukup mumpuni untuk foto selfie maupun video chat. Berdasarkan hasil foto yang Laptophia Blog jepret di atas, kamera Asus Zenfone Zoom S ZE553KL ini mampu menghasilkan foto yang sangat memuaskan saat siang hari dengan warna yang akurat, tajam, dan detail yang baik. Saat memotret macro, kecepatan fokus kamera ponsel andalan Asus ini terbilang cepat dan juga menghasilkan foto yang memuaskan. Mode portrait juga mampu menghasilkan foto dengan bokeh yang cukup rapi, meski bukan yang paling rapi di kelasnya. Saat malam hari, kamera Asus Zenfone Zoom S ZE553KL juga masih bisa diandalkan dengan hasil jepretan yang terbilang terang, detail yang cukup, warna yang masih cukup punchy, dan noise yang terbilang lumayan. Hasil jepretan kamera depan Asus Zenfone Zoom S ZE553KL ini terbilang mumpuni di kelasnya dengan karakter agak soft, detail, dan tajam. Audio Loudspeaker bawaan Asus Zenfone Zoom S ZE553KL ini terbilang kencang dan berkualitas di kelasnya. Laptophia Blog sangat menikmati keluaran suara speakernya ketika digunakan untuk memutar musik. Karakter suaranya jernih, dominan treble, dan bass-nya cukup lumayan untuk ukuran speaker internal. Headset bawaan Asus Zenfone Zoom S ZE553KL ini juga menawarkan kualitas yang cukup baik, tetapi karakter suaranya dominan bass. Ketika menggunakan headphone Sennheiser HD 202 II, keluaran suara smartphone dual kamera ini terbilang solid dan detail dengan komposisi bass dan treble yang seimbang. Baterai Asus Zenfone Zoom S ZE553KL mengunggulkan kapasitas baterai yang diusungnya, yakni berkapasitas 5000mAh. Berdasarkan pengalaman Laptophia Blog, baterai ponsel Zenfone Zoom S ZE553KL ini mampu bertahan hingga 2 hari dengan intensitas penggunaan sedang. Tentunya, daya tahan baterai ponsel ini berbeda-beda setiap pengguna, tergantung pola pemakaian masing-masing. Sayangnya, Zenfone Zoom S ZE553KL ini tidak dibekali fitur Quick Charge. Baca jugaXiaomi Mi5 Review Ponsel Bertenaga Snapdragon 820 Termurah Memori Smartphone 4G LTE Asus Zenfone Zoom S ZE553KL ini menyisakan ROM atau memori internal sekitar 51,92GB saat pertama kali dihidupkan dengan free RAM berkisar 2,1 – 2,3GB. Kesimpulan Secara umum, Asus Zenfone Zoom S ZE553KL adalah smartphone premium yang menawarkan dual kamera yang solid dan baterai yang sangat bisa diandalkan. Smartphone ini sangat cocok bagi penggemar fotografi menggunakan ponsel. Baterai besarnya membuat ponsel ini mampu menemani memotret selama seharian penuh atau bahkan lebih. Performa Asus Zenfone Zoom S ZE553KL memang bukan yang paling kencang, tetapi telah lebih dari cukup untuk kebutuhan komunikasi masa kini. Agak disayangkan Asus tidak membenamkan teknologi Quick Charge di ponsel ini. Sampai di sini dulu ulasan Asus Zenfone Zoom S ZE553KL review oleh Laptophia Blog, semoga bermanfaat. Keunggulan Asus Zenfone Zoom S ZE553KL Dual kamera dengan optical zoom yang superior Fitur lengkap, reverse charging Baterai berkapasitas besar Speaker kencang Kelemahan Asus Zenfone Zoom S ZE553KL Tidak didukung QuickCharge Menggunakan SoC kelas menengah Hybrid slot Harga Asus Zenfone Zoom S ZE553KL Harga smartphone dual kamera Asus Zenfone Zoom S ZE553KL adalah Rp atau tepatnya Rp 6 juta saat pertama kali diluncurkan. Berdasarkan pantauan Laptophia Blog, harga ponsel Zenfone Zoom S ZE553KL ini telah mengalami penurunan. Berdasarkan ulasan Asus Zenfone Zoom S ZE553KL review yang telah tim Laptophia Blog lakukan, ponsel ini menawarkan performa kamera yang sangat bisa diandalkan. Dukungan sensor Sony IMX362 yang juga digunakan di beberapa smartphone flagship seperti HTC U11 membuat kemampuan kamera Zenfone Zoom S ini terbilang superior di kelasnya. Performa ponsel andalan Asus ini memang tak jauh berbeda dengan smartphone kelas menengah, tetapi dukungan baterai yang besar menjadi daya tarik lainnya. Secara umum, Asus Zenfone Zoom S ZE553KL ini laik dipertimbangkan di kelasnya. Anda dapat membeli atau sekadar cek harga Asus Zenfone Zoom S ZE553KL di Sini Klik Spesifikasi Asus Zenfone Zoom S ZE553KL Sistem Operasi Android Marshmallow dengan antarmuka Asus Zen UI upgradeable to Android Nougat & Zen UI Chipset Qualcomm Snapdragon 625 MSM8953 dengan prosesor octa-core ARM Cortex-A53 2GHz Grafis Adreno 506 Kamera 12 megapiksel Dual Pixel PDAF, laser-autofokus, sensor Sony IMX362, 1/ inci 1,4 um piksel, aperture dual-tone LED flash, 4 axis OIS, 3 axis EIS. Secondary camera 12 megapiksel, 59mm focal lenght, 2,3x optical zoom Kamera depan 13 megapiksel fixed focus, sensor Sony IMX214, aperture f/ dengan lensa wide angle, screen flash Layar 5,5 inci dengan resolusi full HD 1920 x 1080 pixels, kerapatan 401 ppi pixel per inch, 16 juta warna, panel AMOLED, 100% NTSC color gamut, Corning Gorilla Glass 5, oleophobic coating Memori RAM 4GB, ROM 64GB, dilengkapi slot microSD maksimal 256GB hybrid slot WiFi, Bluetooth, USB type C, audio jack, GPS, 4G LTE, dual SIM, fingerprint sensor, 1A Reverse Charging GSM / 3G HSPA / 4G LTE Dimensi x 77 x mm dengan berat 170 gram Baterai 5000mAh non removable, fast charging Warna Navy Black, Glacier Silver, Rose Gold Anda mungkin sukaAsus Zenfone 4 Max Pro ZC554KL Review We Love Photo & Battery Sebagian pengguna meeting Zoom, terkadang merekam meeting yang mereka jalankan, untuk berjaga-jaga barangkali ada suatu keperluan di waktu ke rekaman meeting tersebut nantinya akan berupa video, yang bisa kita buka kapanpun kita mau. Tidak ada batasan waktu juga dari video meeting, asalkan penyimpanan di PC atau laptop Anda belum tapi masih banyak juga yang belum tahu, dimana hasil video meeting Zoom tersebut tersimpan. Jika Anda juga demikian, berikut akan kita Melihat Hasil Record / Rekaman Zoom1. Buka Folder Rekaman Zoom2. Lakukan Convert File Zoom3. Tunggu Proses Convert Rekaman4. Cek Hasil Rekaman Video ZoomCara Setting Pengaturan Record Zoom1. Buka Pengaturan Aplikasi Zoom2. Pilih Menu Recording3. Mulai Atur Perekaman ZoomCara Mencari Hasil Record Zoom CloudBagaimana Jika Hasil Record Zoom Hilang?Akhir KataPerlu Anda ketahui sebelumnya, saat Anda merekam di Zoom, rekaman tersebut tidak langsung berbentuk dalam file file tersebut akan menjadi format khusus, yang harus Anda convert terlebih dahulu. Agar bisa dibuka letak file dan folder hasil rekaman Zoom, beserta dengan cara Buka Folder Rekaman ZoomSilakan buka terlebih dulu File Explorer di PC atau laptop Anda. Kemudian buka folder Document. Di sana ada folder Zoom, silakan folder Zoom, nantinya Anda akan melihat daftar folder berisi data rekaman dengan tanggal. Silakan cari tanggal ketika Anda merekam meeting Zoom format foldernya yaitu 2023-03-10 Tahun/Bulan/Tanggal. Pastikan Anda tidak salah memilih Lakukan Convert File ZoomSetelah menemukan folder rekaman yang tepat, Anda akan melihat file rekaman dengan format khusus, yaitu format dalam folder tersebut, jika terdapat lebih dari 1 file Zoom, pilih file dengan size yang paling tinggi dari yang dua kali file rekaman Zoom tersebut, kemudian akan muncul notifikasi. Anda bisa klik lagi Convert Anyway untuk melanjutkan proses Tunggu Proses Convert RekamanDi sini proses converting akan berlangsung. Untuk lamanya bervariasi, tergantung dari durasi rekaman serta besar file video Zoom Anda Anda ingin lebih cepat, disarankan untuk menutup aplikasi yang masih terbuka. Supaya memori serta CPU bisa terfokus ke proses jika Anda melihat proses convert tersebut stuck, jangan diberhentikan prosesnya. Kalau diberhentikan, nantinya justru proses akan mengulang dari Cek Hasil Rekaman Video ZoomFormat rekaman yang Anda convert, akan menjadi MP4. Di sini Anda bisa langsung membukanya menggunakan Media Player bawaan Windows maupun Media Player lain yang Anda juga bisa memindahkan file-nya jika butuh. Misalnya ke HP. Karena video rekaman Zoom ini bisa diputar juga di hampir semua perangkat selain dicatat, hasil convert tersebut akan membuat dua file. Yaitu MP4 untuk video, dan MP4A untuk audio. Simpan dengan baik kedua Setting Pengaturan Record ZoomUntuk memastikan perekaman meeting Zoom bisa berjalan dengan baik, Anda harus mengatur beberapa pengaturan terlebih pengaturan ini juga Anda bisa melalukan beberapa penyesuaian. Hingga membuat hasil perekaman menjadi lebih cara mengaturnya1. Buka Pengaturan Aplikasi ZoomLangkah awal, Anda bisa buka aplikasi Zoom di PC atau laptop yang dipakai. Setelah itu, klik menu Settings yang ada di bagian kanan tambahan, aplikasi Zoom versi terbaru umumnya punya fungsi record yang lebih baik dari versi lama. Karena itu, silakan update aplikasi Zoom terlebih dulu kalau Pilih Menu RecordingSetelah halaman Setelan Zoom terbuka, Anda akan melihat berbagai macam pengaturan yang bisa sini silakan klik tab Recording di bagian kiri, untuk masuk ke halaman khusus pengaturan perekaman Mulai Atur Perekaman ZoomUntuk mengoptimalkan serta menyesuaikan perekaman, di sini Anda bisa mulai mengatur semua settingan yang centang atau hilangkan centang saja pada pengaturan yang kira-kira Anda butuhkan atau pengaturan dan penjelasannyaNama FiturKeteranganStore my recording atFolder Zoom menyimpan hasil file record. Klik Change untuk mengubahnyaChoose a location for recorded files when the meeting endsMengatur lokasi penyimpanan file ketika meeting selesaiRecord a separate audio file of each participantUntuk membuat file audio berbeda dari setiap peserta meeting, biasanya untuk keperluan editOptimize for 3rd party video editorRekaman akan menjadi lebih optimal ketika ingin diedit kembali dengan aplikasi editor videoAdd a timestamp to the recordingMembuat timestamp atau penanda waktu pada video rekamanRecord video during screen sharingMerekam screen sharing ketika Anda mengaktifkan fiturnya. Disarankan aktifkan fitur iniPlace video next to the shared screen in the recordingKamera Anda akan berada di bagian kanan atas saat melakukan screen sharingKeep temporary recording filesUntuk menyimpan data rekaman sementara sebelum versi full didapatkanCatatanPada bagian 231GB Remaining, adalah sisa penyimpanan di laptop saya. Untuk Anda yang biasa merekam meeting, disarankan punya sisa space penyimpanan minimal agar Anda tidak lupa ketika penyimpanan tersebut akan habis. Juga supaya Anda tidak khawatir ketika meeting berlangsung Mencari Hasil Record Zoom CloudHasil record Zoom Cloud tidak akan tersimpan di PC atau laptop Anda. Anda juga hanya bisa membukanya melalui Web buka situs resmi Zoom, kemudian login seperti biasa. Di dashboard utama, tekan menu Recordings kemudian semua hasil rekaman akan terlihat di bisa medownload rekaman tersebut untuk menyimpannya di PC atau laptop Jika Hasil Record Zoom Hilang?Setelah Anda merekam meeting, harusnya data meeting akan tersimpan dengan tidak, maka bisa jadi pengaturan Zoom yang Anda gunakan sebelumnya salah. Atau bisa jadi sisa penyimpanan di PC atau laptop Anda sudah mau cek kembali folder yang dibuka. Mungkin saja Anda salah membuka folder rekaman. Cek kembali juga pengaturan Zoom recording Zoom tersebut apakah ada yang salah atau Juga Cara Raise Hand di Zoom Saat MeetingAkhir KataFitur recording Zoom ini akan sangat membantu untuk mendokumentasikan berjalannya meeting. Kita juga bisa membagikan hasil rekaman ini ke orang pertanyaan? Langsung saja tulis melalui kolom komentar yang ada di bermanfaat. Hape Asus Zenfone Zoom S merupakan generasi pertama di lini Asus Zenfone Series yang mengusung fitur dual kamera belakang yang optimal untuk fotografi. Asus terus berinovasi dengan menghadirkan smartphone berkualitas yang memberikan pengalaman baru kepada penggunanya. Termasuk dengan kehadiran hape Asus Zenfone Zoom S yang menonjolkan sisi fotografi dengan beragam yang dimilikinya. Mengusung fitur dual kamera belakang, Asus Zenfone Zoom S memiliki dua focal length yang berbeda. Di satu sisi Anda mendapatkan kamera dengan lensa 25mm di dukung aperture f/ dan kamera lain berlensa 59mm dengan aperture f/ atau setara dengan sekitar optical zoom. Tidak hanya kamera, didalamnya Asus Zenfone Zoom S juga telah dijejali dengan konfigurasi spesifikasi yang tidak kalah menarik. Berikut ulasan lengkap setelah menggunakan hape dual kamera terbaru Asus Zenfone Zoom S. Desain Hape Asus Zenfone Zoom S Hape ini sebenarnya merupakan penerus dari Asus Zenfone Zoom yang di rilis 2015, namun secara fisik Asus Zenfone Zoom S lebih banyak mengadopsi bentuk hape Zenfone 3 Max ZC553KL. Lihat saja desainnya yang terkini dengan mengusung kaca 2,5D pada layar. Bagi yang belum mengenal 2,5D curved glass pada smartphone, ini merupakan teknologi layar yang melengkung di bagian tepi. Penggunaan kaca 2,5D ini akan menghasilkan desain yang jauh lebih menarik pada perangkat, dan sudah banyak diterapkan pada ponsel masa kini. Selain itu, Asus Zenfone Zoom S juga menggunakan bezel panel layar yang cukup tipis memungkinkan bodi perangkat terlihat ramping. Sehingga tampilannya terlihat modern, apalagi bodinya sudah menggunakan material alumunium yang mengesankan kokoh dan solid. Hanya saja, seperti hape dengan material metal lain, Asus Zenfone 3 Zoom S juga cukup licin. Namun dengan ketebalan hanya berkisar dengan bobot berkisar 170g membuat perangkat ini masih cukup nyaman digunakan dengan satu tangan. Asus menempatkan tombol power dan volume di sisi sebelah kanan atau sejajar dengan ibu jari pengguna. Di bagian bawah akan ditemukan port USB Type-C untuk proses charging dan melakukan transfer file yang lebih cepat. Port ini di apit speaker dan jack audio 3,55mm. Untuk menempatkan kartu SIM, Anda bisa menemukannya di sisi kiri. Sementara di bagian belakang, diletakkan dual kamera lengkap dengan dual flash led bersama pemindai sidik jari. Layar Asus Zenfone Zoom S Layar tidak luput dari perhatian Asus dalam memberi kualitas terbaik pada produk mereka. Layar Asus Zenfone Zoom S sudah berteknologi AMOLED dengan resolusi Full HD 1920 x 1080 piksel. Layar ini memang sangat cerah dan tajam, apalagi sudah memiliki tingkat kecerahan mencapai 500nit. Artinya layar tersebut memiliki kecerahan yang baik dan akan tetap bisa dilihat meski sedang berada di kondisi sangat terang atau saat terpapar sinar matahari. Meski demikian, untuk kondisi terkena paparan sinar matahari langsung kita harus meningkatkan kecerahan layarnya hingga level maksimum. Film atau bermain game dapat ditampilkan dengan kualitas yang optimal, mulai dari kecerahan, saturasi warna hingga detail gambar. Asus juga menyediakan fitur Bluelight Filter yang akan mereduksi warna biru pada layar untuk kenyamanan mata. Layar Asus ZenFone Zoom S juga sudah mengusung kontur layar 2,5D untuk menambah tampilan yang lebih menarik. Tidak ketinggalan proteksi Corning Gorilla Glass 5 siap melindungi layar perangkat dari resiko goresan yang tidak diinginkan. Kamera Asus Zenfone Zoom S Sesuai dengan tema yang di usung, hape Asus Zenfone Zoom S memang sangat menonjolkan fitur kamera, salah satunya keberadaan dual kamera berteknologi superpixel. Perangkat ini menggabungkan dua sistem kamera, dimana satu kamera memiliki sebuah lensa wide-angle 12MP dengan aperture ƒ/ yang dilengkapi teknologi Asus SuperPixel. Hape dual kamera belakang lain Apple iPhone 7 Plus Huawei P9 Xiaomi Redmi Pro Huawei Honor 6X LG G5 Kamera ini bisa digunakan untuk memotret aktivitas Anda sehari-hari. Dengan aperture f/ memberikan pencahayaan yang lebih baik, terutama memotret di ruang minim cahaya. Makin optimal berkat dukungan sensor Sony IMX362, ukuran pixel besar dan lensa enam elemen. Termasuk fitur optical image stabilization OIS dan electronic image stabilization EIS. Hasil kamera Asus Zenfone Zoom S Sedangkan satu kamera lainnya memiliki lensa beresolusi 12MP dengan optical zoom Kamera zoom ini sangat optimal untuk memotret foto close-up dengan kualitas tinggi meski dari jarak jauh. Proses peralihan antara dual kamera di hape ZenFone Zoom S ini hanya memakan waktu sekejap, dimana kombinasi keduanya mampu memberikan efek yang lebih mendalam. Tidak hanya itu, kameranya juga memiliki fasilitas zoom hingga maksimal 12x. Satu fitur lain yang bisa Anda gunakan adalah auto-focus yang cepat hanya dalam 0,03 detik. Sangat berguna untuk memotret momen yang tak terduga. Bagi Anda yang hobi fotografi bisa memaksimalkan beragam modus pemotretan yang disediakan untuk berkreasi. Atau ingin mengkesplorasi kemampuan fotorgrafi bisa menggunakan modus manual lengkap dengan pengaturan kecepatan shutter, white balance, EV, ISO dan metering, ditambah dua fitur unik yaitu dukungan untuk format foto RAW dan kemampuan untuk beralih langsung antara lensa ganda baik untuk panjang fokus 25mm atau 59mm. Kemampuan lain kamera Asus ZenFone Zoom S ada pada menangkap video sampai dengan resolusi 4K UHD 3840 x 2160 atau 4 kali kualitas Full HD. Hanya saja video yang dihasilkan memiliki ukuran file yang cukup besar. Perekaman video 4K dengan durasi 4 detik saja menghasilkan file video berukuran 198MB. Bagaimana dengan kamera depan Asus ZenFone Zoom S? Tidak perlu khawatir, karena Asus juga menanam kamera depan berkualitas dengan sensor Sony IMX214 beresolusi 13MP dan Asus SuperPixel Technology yang dapat meningkatkan sensitivitas cahaya hingga 2 kali. Dikombinasikan dengan ZenUI Camera app’s unique Beautification dan 140° Selfie Panorama modes, Anda akan mengambil selfie dengan lebih detail daripada. Audio Asus Zenfone Zoom S dengan 5-Magnet Speaker Selain kamera, hape Asus Zenfone Zoom S juga dibekali output audio yang akan memanjakan telinga Anda. Berkat keberadaan teknologi SonicMaster dan sertifikasi High-Res Audio, keunggulan audio ini memberikan pengalaman yang cukup menyenangkan. Selain itu, kekuatan audio ini juga terletak pada konstruksi speaker lima magnet yang canggih, kumparan suara logam dan ruang suara luas yang didukung oleh NXP Smart AMP. Audio ini akan terasa maksimal bila dihubungkan dengan headphone atau earbuds untuk makin menikmati pengalaman kualitas High-Res Audio. Anda bisa mendengarkan audio Asus ZenFone Zoom S dengan level studio di 24-bit/192kHz playback, atau 4x lebih baik dari kualitas CD. Bahkan bisa mengelilingi diri Anda dengan suara, dengan built-in support DTS Headphone X Performa Asus Zenfone Zoom S Bicara performa, hape Asus Zenfone Zoom S memang hanya dibekali prosesor kelas menengah dari Qualcomm Snapdragon 625. Namun pemilihan ini bukan tanpa dasar, karena Snapdragon 625 termasuk prosesor yang cukup efisien dalam konsumsi daya. Hal ini tentu memberi kemampuan lebih pada daya tahan baterai tanpa meninggalkan kinerja. Hape dengan Qualcomm Snapdragon 625 Xiaomi Redmi Note 4 Vivo V5 Plus Asus Zenfone 3 Lenovo P2 Motorola Moto Z Play Xiaomi Redmi 4 Prime Samsung Galaxy C7 Untuk menyokong kinerja prosesornya, Asus menanam memori RAM 4GB dan pengolah grafis Adreno 506 dengan ruang penyimpanan internal sebesar 64GB. Tentunya dengan spesifikasi demikian memungkinkan Anda untuk bekerja secara multitasking. Baik berkaitan dengan pekerjaan kantor seperti aktivitas email, browsing, atau mengisi luang dengan memainkan game yang sedang populer. Dari hasil pengujian dengan beberapa aplikasi benchmark Antutu, Geekbench 4 dan 3D Mark, skor yang di dapat hape Asus Zenfone Zoom S juga terbilang cukup baik. Berikut hasilnya Satu lain yang membuat hape ini layak dimiliki adalah kemampuan baterai dalam menyuplai daya. Untuk memberi daya pada perangkat, Asus menanam baterai berkapasitas hingga Dengan kapasitas yang besar bahkan bisa Anda manfaatkan menjadi power bank untuk mengisi perangkat lain. Asus mengklaim jika baterai ini memiliki waktu standby hingga 42 hari dengan proses merekam video 4K selama 6,4 jam. Saat di coba untuk memainkan video streaming HD berdurasi 1 jam lebih, baterai Asus Zenfone Zoom S hanya berkurang 8 persen. Hape baterai 5000 mAh lain Lenovo P1 Turbo Lenovo P2 Turbo Oppo R7 Plus Samsung Galaxy A9 Pro Sedangkan untuk pemakaian aktif email, browsing, instan messaging, sosmed baterainya mampu bertahan seharian penuh. Yang menarik adalah Asus menyematkan fitur pengisian cepat yang dapat mengisi ZenFone Zoom S hingga penuh dalam tiga jam melalui port USB type-C. Mengingat kapasitasnya yang besar, kemampuan pegisian cepat pada perangkat ini sangat baik. Dalam waktu 15 menit pengisian, baterainya sudah terisi hingga 11 persen dan akan terisi penuh dalam waktu kurang lebih 3 jam. Kesimpulan Joe Taslim, Brand Ambassador Asus Zenfone Zoom S Klaim Asus Zenfone Zoom S sebagai hape untuk fotografi setidaknya dibuktikan dengan keberadaan fitur untuk mendukung kualitas kameranya. Fitur-fitur tersebut memang mampu memberikan hasil foto yang sangat optimal. Apalagi bagi Anda yang gemar fotografi, dapat mengotak atik ragam fitur kamera yang ada untuk menghasilkan foto yang memiliki nilai seni terbaik. Menariknya, perangkat ini juga sudah di dukung baterai berkapasitas besar, memungkinkan Anda untuk memaksimalkan fitur-fitur kamera yang ada tanpa khawatir cepat kehabisan daya. Di luar itu, hape Asus Zenfone Zoom S sangat bisa diandalkan untuk beraktivitas sehari-hari dengan konfigurasi spesifikasi yang mumpuni. Baik untuk bekerja, bersosial media, sarana hiburan atau memainkan game kesukaan Anda. Tabel dapat digeser kiri atau kanan Baca juga artikel Review Wiko Harry Sudah Android Nougat dengan Memori RAM 3GB, Harga Terjangkau Review Xiaomi Redmi Note 4 Bodi Lebih Ramping, Baterai Tetap Tahan Lama Review Moto Z Cara Baru Berkomunikasi dan Menikmati Hiburan Siapa sih yang gak suka foto-foto dan berhasrat jadi fotografer handal? Karena banyak penyuka fotografi inilah kemudian banyak bermunculan smartphone dengan kamera terbaik dan juga berbagai aplikasi kamera serta edit foto. Tapi, bukan cuma itu saja yang jadi penentu kualitas foto. Teknik pengambilan gambar juga sangat menentukan hasil foto loh. Nah, kali ini Jaka akan berikan alasan kenapa kamu TIDAK BOLEH asal zoom di kamera smartphone. Apalagi pake Digital Zoom, haram! BACA JUGA 6 Cara Mudah Untuk Menghasilkan Foto Keren dengan Smartphone 30 Smartphone Android dengan Kamera Terbaik 2016 Apa Sih Digital Zoom? Di dalam kamera smartphone, pasti ada fitur zooming yang kebanyakan masih menggunakan Digital Zoom. Fitur ini memungkinkan kamu untuk memperbesar objek gambar agar terlihat seolah mendekat. Nah, Digital Zoom ini bukanlah fitur zoom yang sebenarnya seperti Optical Zoom pada kamera DSLR. Karena itu sebaiknya kurangi pake Digital Zoom. Jangan Pake Digital Zoom, Soalnya ... Jadi gini, Digital Zoom itu dirancang untuk memperbesar objek yang kita foto. Tapi daripada menggunakan fitur zooming di smartphone, lebih baik kamu jalan sedikit mendekati objek foto agar hasilnya tajam dan tidak blur. Untuk demonstrasinya, Jaka akan praktekan. Ini ada foto Zero Flame di atas meja. Kejauhan ya? Jadi fotonya gak jelas. Kamu akan pilih mendekat atau melakukan zooming? Karena malas mendekat, Jaka menggunakan fitur Digital Zoom di Asus Zenfone 3. Hasilnya kayak begini nih, terlihat blur. Gak tajam kan kegagahan si Zero Flame-nya? Gak mungkin foto gini di-share ke Instagram. Murah tapi Keren! ASUS akhirnya resmi menghadirkan rangkaian ASUS Zenfone 3 di Indonesia. Dengan harganya yang menarik, berikut alasan kenapa kamu harus membeli ASUS Zenfone 3. LIHAT ARTIKEL Coba bandingkan dengan hasil foto yang lain ketika Jaka mendekat ke objeknya. Lebih tajam, kan? Lebih terlihat gagah sosok Zero Flame-nya. Jadi, mending kurang-kurangi deh pake Digital Zoom kamera smartphone. Soalnya fitur ini berbeda Optical Zoom kamera DSLR yang menggerakan optik lensa. Digital Zoom di smartphone fungsinya sama dengan melakukan cropping di foto doang! Makanya blur kalo makin di-zoom. Solusi Zoom di Smartphone Agar hasil gambar kamu selalu tampa menarik dan keren, jangan malas gerak deh! Lebih baik mendekat ke objek fotonya kalo kamu mau menghasilkan foto keren seperti fotografer handal. Atau, gunakan smartphone khusus yang menggunakan Optical Zoom, seperti Asus ZenFone Zoom S. Berkat teknologi dual kamera di Asus ZenFone Zoom S, smartphone ini mampu melakukan 2x Optical Zoom, 5x Hybrid Zoom, dan 12 Digital Zoom dengan hasil gambar yang tajam. Gak percaya? Lihat nih tabel perbandingan hasil fotonya. Mode Zoom Hasil Kamera Normal Wide 2x Optical Zoom Tele 5x Hybrid Zoom Jadi, masih berani asal zoom di smartphone? Kalo apke Asus ZenFone Zoom S sih boleh aja asal zoom. ARTIKEL TERKAIT 6 Alasan Kenapa Harga Smartphone Samsung Selalu Mahal Inilah 4 Cara Menyimpan Smartphone yang Benar, Jangan Salah Ya! Awas Penipuan, Ini 6 Cara Membedakan Website Palsu! Facebook Sekarang Lebih Pentingin Love dibanding Like, Ini Alasannya! APPS TERKAIT Motion - Stop Motion Camera Apps Feras Alnatsheh Camera360 Ultimate Apps PINGUO Inc Google Camera Apps Google Inc. Camera FV-5 Apps FlavioNet

hasil kamera zenfone zoom s